Tega
Heningnya hati ini serasa membekukan jiwa
Seolah terbuang dari keramaian dunia
Lantunan nada-nada mengalun lembut
Ikut merasakan kepedihan ku
Ketidakberdayaanku menerima kenyatan ini kian hari kian mendalam
Sungguh aku tak kuasa menahan perih ini
Teganya kau membuatku seperti ini
Dengan santainya kau cabik hatiku
Bahkan tajamnya pisau tak dapat menandingi ketajamanmu
Kata-kata manismu kini tak dapat terdengar
Bahkan hembusaan nafasmu semakin menjauh dari sisiku
Sadarkah kau akan perbuatanmu kepadaku
Satu kata yang pantas untukmu “TEGA”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar