Rabu, 25 Januari 2012

IN MY MIND

          Kadang aku merasa hidup ini sepi, kecil dan sangat sempit, namun kadang begitu ramai dan sangat luas. Kadang pula aku merasa hidup ini ramah, indah dan sangat indah. Tapi ada saatnya hidup ini begitu kejam, kelam dan kelabu. Sesungguhnya ada apa dibalik semua itu? Dari situ aku mencoba berpikir bahwa hidup itu pilihan bagi yang menjalani, semua yang kita hadapi itu terjadi karena pilihan kita sendiri. Apapun suasana yang kita rasakan dan kita hadapi adalah hasil dari pemikiran, yang kemudian berkembang menjadi pilihan kita. Kita hidup untuk merasakan nikmatnya perkembangan. Semua berawal dari ketidaktahuan menjadi tahu dan bahkan menjadi sosok yang ingin dianggap Maha tahu melalui sebuah proses yang luar biasa, dengan begitu tumbuh keinginan untuk menguasai dunia. Namun, apakah itu yang sebenarnya ingin kita capai? Bukan!
        Alangkah indah dan tentramnya kehidupan kita jika diselimuti rasa cinta damai dan saling berbagi, berbagi bukan berarti selalu dengan materi, tetapi ada hal yang paling berarti di atas semua itu, yaitu cinta, kasih dan sayang. Senyuman tulus terurai disepanjang perjalanan hidup kita, disetiap hembus nafas kita selalu tergambar suasana sejuk akan ketulusan hati. Tak perlu berpikir muluk, namun pikiran kita selalu mengalir, mengalun lembut selayaknya lantunan melodi yang menghanyutkan jiwa. Membuka mata hati kita untuk menikati perjalanan hidup dengan rasa cinta, kasih dan sayang.
Keinginan berpikir tinggi itu wajar bagi makhluk hidup yang namanya manusia, tapi berpikir tinggi dengan dasar cinta, kasih dan sayang itulah yang ingin sekali saya rasakan. Walaupun itu tak mudah tapi tidak ada yang tidak mungkin dalam hidup. BISA! Kata itu adalah kunci kita meraih apa yang kita rencanakan. Tetapi tidak lepas dari qodar, manusia hanya bisa berencana dan berusaha menjalankan yang kita rencanakan, untuk hasil Allah-lah yang Maha Mengetahui yang terbaik buat hamba-Nya.
         Begitu pula separuh perjalanan yang saya rasakan, walau saya merasa ini baru mulai dan awal saya untuk belajar berdiri, mewujudkan damai dihati. Berpikir tinggi atas dasar rasa cinta, kasih dan sayang. Itulah yang ingin sekali saya rengkuh. Keinginan tinggi memang harus ada dan tertanam dalam diri kita, tapi yang perlu saya luruskan adalah dasar untuk membangunnya. Kebanyakan orang berpikir tinggi menjadi sebuah obsesi yang tinggi pula.
Dari saya berusia balita hingga usia remaja perjalanan hidupku begitu lancar dan indah, seolah apa yang telah saya raih itu begitu memuaskan bagiku pribadi dan orang disekelilingku. Itu merupakan hasil dari berpikir tinggiku, akan tetapi dikala itu saya belum berpikir dasar dalam diri saya, semua mengalir begitu saja dengan mulusnya. Tanpa saya sadari saya berpikir, sebenarnya ada dasar yang saya alami dalam proses perjalananku. Dan anehnya usaha yang saya keluarkan itu tak bisa saya ingat, seberat apakah untuk meraihnya saya sama sekali tak mengingatnya dengan baik, seolah berjalan dengan sendirinya. Ketika menginjak ambang pintu keluar remaja begitu banyak kerikil-kerikil yang menghiasi perjalananku. Untuk meraih sesuatu yang kita impikan ternyata membutuhkan pengorbanan dan perjuangan. Dari situlah saya mulai berpikir lebih sedikit meningkat. Yaitu mengenai perjuangan dan hasil. Kemudian meningkat lagi yaitu kepribadian kita turut menentukan hasil. Dan kini barulah terkonsep akan dasar yang ingin sekali saya bangun dan pikirkan, yaitu kesuksesan yang dibangun atas dasar cinta, kasih dan sayang, khususnya terhadap semua dan sesama. Saya merasa itu akan menjadi dasar dari sebuah kesuksesanku.
        Saya berusaha menjalani hidup ini dengan penuh kelembutan, penuh cinta, kasih dan sayang. Karena hati saya berkata bahwa kelembutan diriku akan menabur benih-benih yang menyejukkan kalbu bagi lingkungan sekitar. Walau saya seperti manusia pada umumnya yang terkadang mengalami sebuah perbedaan, pertentangan, melakukan sebuah kekhilafan dan adakalanya terbawa arus pergaulan ke arah yang berlawanan dengan kata hati dan prinsip saya. Tapi sebisa mungkin saya akan belajar dan terus belajar untuk meredam dan mengontrol diri saya. Termasuk berusaha untuk menahan emosi. Belajar untuk tersenyum pada kesalahan dan pertentangan maupun perbedaan yang ada. Dengan memposisikan kita pada posisi orang lain. Sesungguhnya Allah pun telah menciptakan kita dalam posisi yang jauh dari kata sempurna, tidak ada manusia yang sempurna. Oleh sebab itu, saya pun merasa bahwa saya juga tak akan pernah luput dari kesalahan. Coba renungkan, disaat kita berada pada pihak yang bersalah tentunya kita akan selalu berharap untuk diterima dan dimaafkan. Dari situlah saya berpikir bahwa mereka yang berada pada pihak bersalah tentunya akan merasakan hal yang demikian pula. Dengan banyak memberi maaf insyaallah Allah dan orang di sekitar kitapun akan memberikan maafnya ketika kita melakukan hal yang khilaf. "Tersenyumlah, karena dunia akan turut tersenyum olehmu"
           Kembali membahas tentang sebuah impian. Kita wajib bermimpi tapi adakalanya mimpi kita tak sesuai dengan ketetapan Allah. Saat impian kita tak terwujud, di situlah bukti bahwa Allah sangat peduli pada hambaNya. Allah menunjukkan jalan yang lebih baik buat kita, karena sesungguhnya Allah Maha Mengetahui atas segalanya. Begitupun saya, saya mempunyai banyak angan-angan yang ternyata belum sesuai dengan saya, "sebagai contoh dalam memilih kuliah, yang awalnya saya berharap mendapat beasiswa dipendidikan akuntansi ternyata saya dapatnya dijurusan pendidikan Bahasa Inggris". Dari situ saya berpikir bahwa Allah Maha Tahu yang lebih baik buat kita, dan yang baik itu tentunya tidak mudah. Untuk mendapat yang terbaik membutuhkan usaha yang terbaik pula. Angan yang selalu saya bayangkan yaitu ingin mendidik putra-putra bangsa harus saya perjuangkan, walau harus berusaha meninggalkan zona nyaman saya. Begitu banyak hal yang ada dalam pikiran saya, namun ternyata saya berada pada pijakkan pertama, yaitu pendidik. Sebuah harapan yang telah tertanam dalam kalbu sejak saya masih berada di bangku SD. Hingga SMA harapan itu tak pernah pupus, walau terkadang terlintas anggan yang lain. Ibaratkan disaat kita melihat sebuah sinetron, begitu banyak iklan yang mengganggu keasyikkan kita. Angan kita juga demikian, begitu banyak hal-hal lain yang terlintas menghiasi pikiran kita. Tapi dari banyaknya angan tersebut tentunya ada salah satu angan yang terbaik dan sesuai buat kita. Walau kita belum tahu pasti berhasil atau tidak yang jelas kita punya hak untuk berhasil dan memilih jalan hidup kita masing-masing. Selain itu kita juga memiliki kewajiban untuk merealisasikan apa yang kita angankan. Untuk itu bagi yang mengalami hal sama dengan saya, yaitu sedang menjalani perjalanan yang sudah tahu kita keberatan, janganlah terus-terusan Anda berusaha melarikan diri, mungkin Allah sedang menyiapkan kesuksesan kita dibalik rasa berat tersebut. Mulailah belajar mencintai zona tidak nyaman Anda. Dan berpikirlah solusi untuk menghadapi ketidaknyamanan maupun beratnya jalan hidup yang kita jalani. Isilah hari-hari dengan rasa cinta, kasih dan sayang terhadap siapapun dan apapun yang ada, semoga Allah memberkahi kalian atas cinta, kasih dan sayang yang telah kalian curahkan.

 
Salam Senyum Dariku ^_^

"Tersenyumlah, karena dunia akan turut tersenyum olehmu"  

Minggu, 22 Januari 2012

Puisi

PENANTIAN
Suwirawati N. A.

by Suwirawati N.A

Lantuan nada cinta mengalun lembut
Terdengar syahdu saat rindu semakin menggebu di dalam kalbu
Diri ini kian larut dalam kehampaan
Kelam dalam penantian yang tak kunjung pupus
Hinggap ke lembah naluri yang hampir mati
Terhimpit dalam keluhnya kepedihan yang kurasa

Rangkain kata tersusun penuh makna
Mewakili ketidakberdayaan diri ini
Aku tertegun saat kau berada dihadapanku
Seolah jantung ini tak mampu lagi mengendalikan aliran darahku
Darah ini mengalir dengan derasnya
Diri ini serasa bagai tersengat aliran listrik dengan tegangan tinggi
Mulut ini tak kuasa bergerak tuk menyapa
Hanya seuntai senyum yang dapat mewakili
Mampukah jiwa ini merasuk ke dalam dua hati
Tuk menggapai butir mutiara cinta
yang menjanjikan kata setia

Semangat Untuk Negeriku

by Wira

Ketika sang senja datang menjemput
Aku termenung terbawa dalam lamunan
Dalam hati terlintas sebuah tanya
Siapakah penyelamat bangsa kelak?
Siapakah sinar bangsa kelak?
Jawabnya ada dalam hati kita
Kita terlahir untuk memikul sejuta harapan
Kita adalah kekuatan bangsa
Yang akan memancarkan sinar terdahsyat bagi negeri kita Indonesia

Lamunan nasib terukir dalam hati
Terselib sebuah kemarahan alam
Hingga jutaan nyawa tercecer bak sampah busuk
Rintihan tangis terdengar ngilu bagaikan lagu kebangsaan
Terlihat sisi kelam dalam kehidupan
Jiwa tercipta tanpa arti

Tidak...
Kehidupan ini bagai panggung sandiwara
Tak dapat ditebak apa yang akan terjadi dihari esok
Kita tak tahu ke mana akan dibawanya pergi

Tapi kita bisa
Dimulai dari semangat kita bangsa tersenyum
Kobarkan bara api, berjuang perangi kegelapan
Jayalah Indonesiaku!

Contoh Teori Piaget

Contoh Teori Piaget
•    Tahap pertama: sejak bayi lahir sampai berusia dua tahun dia masih diklasifikasikan tahap pertama.
Contoh:  
  • Bayi hanya akan menangis ketika apa yang dia inginkan tidak dituruti, dia belum bisa berpikir alasannya mengapa yang dia inginkan tidak dituruti.
  • Sang anak menirukan cara makan ayahnya, baik dari cara memegang sendok, cara mengunyah dan gerak tubuh lainnya.
•    Tahap kedua: ketika anak berusia dua sampai tujuh tahun, dia mulai melukiskan dunia dengan kata-kata dan gambar-gambar. Juga mulai muncul pemikiran egosentrisme, animisme, intuitif , dan mulai berimajinasi yang tidak sesuai logika.
Contoh:
o    Animisme, seperti seorang anak mengatakan, “pohon itu kok bisa bergoyang-goyang mendorong daunnya sehingga daunnya jatuh.”
o    Saat anak disuruh menggambar oleh guru mereka, dia akan mulai menggambarkan apa yang ada dalam imajinasinya.
o    Seorang anak berimajinasi menjadi putri yang cantik, berambut panjang, memakai gaun indah dan sepatu kaca seperti Cinderella yang ada dalam dongeng.
•    Tahap ketiga: berlangsung dari usia tujuh hingga sebelas tahun, merupakan tahap ketiga piaget. Pada tahap ini anak dapat melakukan penalaran logis.
Contoh:
o    Anak bisa membedakan ukuran besar kecilnya benda dan sudah bisa mengurutkan ukurannya baik dari yang terkecil hingga terbesar ataupun sebaliknya.
•    Tahap keempat: ketika anak berusia sebelas tahun hingga dewasa, merupakan tahap keempat dan terakhir dari piaget. Pada tahap ini, individu sudah memiliki kemampuan untuk berpikir secara abstrak, menalar secara logis, dan menarik kesimpulan dari informasi yang tersedia.
Contoh:
o    Ketika ada buah jatuh dari atas pohon seorang anak sudah bisa berpikir kalau buah tersebut jatuh ke bawah karena adanya gaya gravitasi bumi, bahkan dia sudah bisa menelitinya secara ilmiah.
o    Ketika hujan turun individu dalam tahap ini sudah bisa mengklasifikasikan ke dalam jenis hujan tertentu sesuai ilmu geografi bab hidrologi dan dia juga sudah bisa mengerti bagaimana proses terjadinya hujan, dia sudah tidak berpikir bahwa hujan itu turun karena langit menangis.

Kesimpulan Teori Piaget
1.    Teori Piaget mengenai perkembangan kognitif mendefinisikan kembali intelegensi, pengetahuan, dan hubungan dengan lingkungannya.
2.    Perkembangan kognitif mempunyai empat aspek yaitu kematangan, pengalaman, interaksi social, dan ekuilibrasi.
3.    Menurut Piaget, setiap organisme hidup cenderung untuk melakukan adaptasi dan organisasi. Dalam proses adaptasi dan organisasi terdapat empat konsep dasar yaitu skema, asimilasi, akomodasi, dan ekuilibrasi.
4.    Skema adalah struktur kognitif yang digunakan organisme untuk mengadaptasi diri terhadap lingkungannya dan menata lingkungan itu secara intelektual.
5.    Asimilasi adalah proses yang digunakan seseorang untuk mengintegrasikan bahan persepsi baru atau stimulus baru ke dalam skemata atau pola perilaku yang sudah ada.





Source: http://ilmuwanmuda.wordpress.com/piaget-dan-teorinya/

Experience

I Love Scout

When I was in Senior High School, I was active in scouting activities. Scouting has been my hobby since I was in elementary School until now. I missed scouting very much. There were so many things that I learned from scouting, many stories were not forgotten. One of them was about my experience while camping during semester break. Usually, every end of the year until the new year we have an activity called “Kemah Wisata” or Tourist Camp. It was usually held for four days. The camping was held at the tomb R.A. Kartini, Rembang, Central of Java. We were members of the executive committee. I was assigned at P3K section as well as I helped in the consumption section. So, most of my activities were associated with cooking.
On the first day, we were busy setting up the camp, and some were busy preparing dinner. At night after dinner activities began. In this camp there were no heavy activities, that was why it was called Tourist Camp. The activities were usually fun and enjoyable.
On the second day, I started helping in the kitchen tent. I helped slicing and cutting food, fried side dish, but more frequently I washed dishes and tools used for cooking. I was so tired because I should do it three times a day. After preparing breakfast, I cooked for lunch, and then cooked for dinner. We cooked without any rest. All the committee members’ energy were completely drained to prepare fun activities for younger scouts. We always tried to set aside our own interests. In the evening, there was a heavy rain, until all the tents could not be use except the kitchen tent. All evacuated in the hall. We used the hall for the beds and to keep our things. Tent only served as a display. It rained for three days the whole day. Many activities were not done, until in the end, the committee planned to anticipate rain. And as a member of the P3K section, I was very tired of having to take care of younger brothers and sisters who were sick. Luckily, my friend helped me. To make it worse, there were committee members who also got sick. Every day activities took place accompanied by rain.
In the evening, we did a brief meeting with the elder generation above us. We performed evaluation but the elder generation above us criticized us. They said that our committee worked less than the maximum. We did not work as a compact team and did not work according to the plan. The committee leader was blamed by them. The evaluation was getting hot for more nights until one committee member got sick. So I was forced to leave the place to take care of him. The meeting was finished at 1 o’ clock a.m. And there was one brother who came up to me and he asked me, “Could you make some food for your brothers, please? They have not had dinner.” Then, we both headed the kitchen tent while was far from the hall. I was confused because there were no clean cooking pans. Finally, he cooked noodles and I helped him to prepare the pans. Then he said, "It seems you have never been to the kitchen before, you must learn!" I was ashamed of what he said to me. I always remember those words until now.
On the third day, the committee improved their work. They prepared for the New Year’s event. We had a bonfire ceremony, blow horns together and watched the bonfire together. It was very merry.
On the last day, in the morning, there were still exciting activities. At ten o'clock we were busy packing and cleaning. Each of us had a particular task. I cleaned up the vast hall. I was so sad when the tents torn down. I was sad when the closing ceremony took place. Then, I arrived at home at four o'clock p.m. I was happy because I had taken a rest but the situation and sound in the camp was still ringing in my ears. Two days later, I was sick with typhus. May be because I ate late, I was too tired, I lacked of sleep, and because of the bad weather.
My parents were angry and prohibited me to follow scouting activities again but I still followed and I was so happy with my experience in scouting. I will love it forever.
Acara Talk Show "Dancing Queen" IELL Section D
Bersama Marge Aprilyan Sutedja







Beginilah heboh dan asyiknya suasana kelas EILL Section D dengan dosen Mom Lus Ismail. Kami punya sebuah acara Talk Show yang sangat heboh pada waktu itu yaitu "Dancing Qeen" dengan pembawa acaranya Marge A. S. acara ini tepatnya pada section EILL 2.



Kami juga mendatangkan dua orang pembicara yang tak kalah hebohnya yaitu Saudara Dinny Hudriyah yang biasa dikenal dengan jilbabnya yang unik dan Awalia Yusi ramadhanti yang biasa dikenal dengan sebutan "mbak Odonkz"...




Acara berlangsung dengan lancar dan seru sekali.. ^_^
Dengan dampingan Mom Luz tentunya.

 Suasana sudah mulai serius sekali . -.-



Oke, diakhir acara ternyata lebih menghebohkan.. ditutup dengan Dancing Queen Ala Marge....
Sungguh meriah sekali.
Give applause to them!!!

^_^



Essay

Connection of Team Work in School and in Work Environment

      Team work is a group of working people together to achieve a goal. Team work is more emphasis on cooperation in achieving goals with the role and duties of each member of each group. In team work each member of the group needs compactness and togetherness. Now in the learning process is beginning to apply the method of team work in the classroom. Learning team work is done by simulations and games that emphasize the importance of working together in learning and every activity. As well in work environment, team work  in work environment is very essential in achieving the mission with the vision and common purpose between workers. So, team work in school can build the character of students to prepare in the future work environment.
     Games in the classroom is a good way of introducing students to team work and to help them practice their abilities, either team games or individual games that require them to interact with each other. Games are a great engaging way for students to practice communication and team work. Team work with games, students will be fun and not boring. Students will be more independent, creative, and compact. Students also can increase communication with the other students. For example;
1.    Learn with snake ladder, such as when stopping at one of columns, students are given some questions or asked to memorize contained in that column.
2.    Learn with a puzzle, such as when study about tenses, students asked to arrange or make sentences according to the formula, or the other. Depend the material will be learned.
From on the example can play in group. So, the students can solve with their friends and discuss together.
Learning with the team work method in class can simulate and enhance student’s creativity and skill in communicating. In work environment the most important skills to do work is the ability to communicate effectively. This is includes talking wise, wise and open with an open mind and active listening. Team work skills or other characteristics that correlate with the achievement of this group include a commitment to the team, make decisions with  justice and disciplined thinking, ingenuity and hard, to support other team members have the ability to get a bravery, humble and down to field and most importantly, are involved.  Then being an effective team member begins and ends with communication. It is important to communicate openly and honestly about the recommendations of the ideas and concerns with other team members to be. It is equally important to listen carefully and quite helpful to be able to respond with feedback. That’s why the team work  was held in the school and work environment, because with team work our study or our work will become effective. There are other reasons, such as students need to do team work together, and it better idea than thinking one person. Team work is better than individual work. With groups, we can ask for help when we find difficulties experience in the process and sources of information. Almost every member of the group feels the benefits when it has created a sense of unity between the members.
       As a team, we must have some characteristics such as; each team member must understand and agree on the mission team to work effectively. A team must have a regulation or order, so as to form the framework of efforts in achieving the mission and all members must obey that rules. Team can work well if the responsibility and authority properly distributed and each member is treated fairly, it is necessary to the division of tasks. Should be able to adapt to change, change is not only inevitable but also desirable; it's just the generality of people often refuse some changes. Therefore each team member should be able to help each other in adapting to the changes positively.
       In team work, there are also several obstacles that will be experienced personality of each member, the member does not sincerely to plunge themselves in the team because it still try repeatedly or not agree in the team's existence. Team members who do not know each other and even less unharmonious will also launch a trigger lack of group work.
        Someday when we were in new environment we will find some attitudes and we often found in the process of team work between them distrust themselves and dominating attitude.  In team work we need to confidence and self-confidence.  We found the confidence to convey the opinion of a classic problem that is always found in some of the students in discussion. Then there is also usually has a dominating attitude. Attitudes are also strongly inhibiting the discussion. That attitude can inflict someone. So, in school we have started to be find team work so that future students will grow up to be students who are already skilled in the social world, especially when it's working. In the world of work we will be faced with various social problems and the difficulties in interacting with the environment and the different characters. We need to prepare mentally to be able to adapt to new environments or environments that do not suit us, both the school environment, society and the world of work.
    Team work is very important to apply the learning in the classroom. Because learning with method of team work can form the personality and mental of the students. Students can increase communication with the other students. Learning with the team work method in class can simulate and enhance student’s creativity and skill in communicating. In work environment the most important skills to do work is the ability to communicate effectively.  In team work there are also several obstacles that will be experienced personality of each member. So that, from the problems students can form his personality to interact and discuss with the other people. So, team work can help the students to prepare their mental for the future, especially in the work environment and in the face of future competition in the work environment.












Resources:
http://re-searchengines.com/agus0708.html
http://www.edarticle.com/article.php?id=207

Dear God

Tuhan...
Dengarlah suara hati hambaMu ini
Tuhan, hapuslah dia dari hati hamba
Hilangkanlah rasa yang menyiksa jiwa ini
Sampai kapanpun hamba tidak akan bisa ikhlas dan rela sebelum Kau hapus segenap rasa ini
Tuhan,.. aku sayang dia bukan untuk sekedar menyayangi
Aku butuh penyatuan
Bila memang tak bisa bersatu hapuskan semua tentang dia dari hati dan pikiran hamba
Hanya Engkau yang bisa membantu hamba ya Allah

Tuhan, hamba lemah tak berdaya tanpa Engkau
Cinta yang Engkau anugrahkan ini membuat hamba kian merapuh
Melemah, Hamba kalah olehnya
Andai dapat diputar, hamba menyesal telah mempercayainya untuk membuka hati hamba yang selama ini hamba tutup
Hamba telah salah menilainya
Hamba mengira cinta hamba akan dibawanya sampai akhir hayat
ternyata itu hanya sebatas anganku belaka
Kini segala angan dan harapan telah sirna
PUPUS

Puisi

Tega

Heningnya hati ini serasa membekukan jiwa
Seolah terbuang dari keramaian dunia
Lantunan nada-nada mengalun lembut
Ikut merasakan kepedihan ku
                Ketidakberdayaanku menerima kenyatan ini kian hari kian mendalam
                Sungguh aku tak kuasa menahan perih ini
                Teganya kau membuatku seperti ini
                Dengan santainya kau cabik hatiku
Bahkan tajamnya pisau tak dapat menandingi ketajamanmu
Kata-kata manismu kini tak dapat terdengar
Bahkan hembusaan nafasmu semakin menjauh dari sisiku
Sadarkah kau akan perbuatanmu kepadaku
Satu kata yang pantas untukmu “TEGA”

Coret-coret

Tidak semua yang kita impikan akan menjadi kenyataan. Tidak semua yang kita harapkan akan sesuai dengan harapan. Jika memang tak mungkin tergapai, ajarkan aku tentang keikhlasan, sungguh berat menerima kenyataan yang tak sesuai harapan. Aku sudah belajar untuk tetap bertahan, tapi kenyataan berkata lain. Namun aku juga belum berani berkata bahwa itu takdir, karena semua belum terjadi, dan perjalanan masih panjang. Aku percaya dengan ajaran guru agamaku, bahwa hanya ada 2 takdir yang dapat dirubah. Pertama, kita terlahir dari sang ibu yang telah ditentukan, kita lahir kedunia ini tak bisa memilih dulu mau dilahirkan oleh siapa. Kedua, kita digariskan dengan jenis kelamin yang dahulunya tak disuruh memilih terlebih dahulu ingin menjadi lelaki atau perempuan. Tahu-tahu kita berada didunia ini dengan jenis kelamin yang sudah ditentukan oleh Allah SWT. Sedangkan yang lain adalah pilihan bagi kita dan pilihan itu harus kita pertanggung jawabkan. Namun semua itu tergantung diri kita masing-masing, ada tidak kemauan dan niat untuk merubah hidup kita, dan ada tidak usaha untuk merealisasikan??.
Jika memang tak mungkin, aku hanya bisa belajar menerima."Belajar dari kegagalan dan kebodohan sendiri akan lebih baik daripada kita hanya belajar teorinya saja." :)

Sabtu, 21 Januari 2012

About Love in My Mind

Sesungguhnya cinta itu tidak muluk-muluk...

cuma satu kalimat, "cinta itu ikhlas dan suci"

untuk yang lain, berarti cinta itu sudah tercemar dari berbagai aspek yang memang kesengajaan manusianya sendiri dalam mengolah cinta

itulah mengapa kita harus mengagungkan cinta

sekali dan sedikit saja teledor, akan membuahkan dampak yang luar biasa

apapun itu dampaknya baik nampak maupun abstrak (our heart)



Cinta itu tak pernah berpikir sepihak

cinta itu seimbang

mulai dari hal yang indah sampai hal terburuk akan dirasa seimbang oleh keduanya

saling mencintai, saling menyayangi, saling mengasihi, saling mengayomi, saling tersakiti dan saling sebagainya

tergantung dari sisi mana kita meihat, berpikir dan bertindak

karena sesungguhnya tak ada yang salah pada "cinta"

kalau hal terburuk menimpa jangan sekali-kali menyalahkan cinta

karena cinta tak pernah salah

cinta hadir dalam keadaan suci tanpa dosa

tergantung manusianya dalam menafsirkan, mengelola dan memperlakukannya


Cinta juga tak bisa disandingkan dengan materi, namun bisa saling bersanding

jadi janganlah sekali-kali berpikir bahwa cinta butuh materi

salah besar

justru adanya cintalah materi akan terkontrol dan menyesuaikan

cinta tak perlu menunggu hadirnya materi

karena keduanya adalah dua hal yang berbeda namun seringkali hidup berdampingan

adanya cinta materi akan berjalan dan mengalir sesuai dengan alurnya



dan cinta bisa merubah segalanya

hitam menjadi putih, dan sebaliknya

tawa menjadi tangis, dan sebaliknya

indah menjadi buruk, dan sebaliknya

baik menjadi jahat, dan sebaliknya

tidak mungkin menjadi mungkin dan sebaliknya



Sungguh agung cinta

dan teramat agung Cintamu Ya Robbi

Cinta yang Engkau anugerahkan dapat menjadi sinergi terdahsyat dimuka bumi

in My Mind

Ada kalanya hidup ini serasa sulit, perih dan berat bagi makhluk selemah manusia. Tapi yang perlu di ingat justru setelah kita susah itu selanjutnya kita akan bahagia ataupun sebaliknya. Tapi jika tidak demikian mana bisa di katakan hidup? Ya Allah ijinkan hamba agar selalu ada di jalanMu. Ridhoi hamba ya Allah...

Ada sepasang kekasih mengatakan "cinta kita akan kekal abadi, kita akan hidup bahagia selamanya hingga akhir hayat."

1000 satu yang bisa sehebat itu, dan ingin sekali aku menjadi angka satu itu. Tapi, itu juga akan mustahil tercapai jika pasangan kita tidak bisa bertekad demikian. Jadi hanya cinta-Mu-lah ya allah yang bisa kekal abadi. Pemuka agama bilang, sesungguhnya cinta yang abadi itu adalah di saat kita mencintai seseorang yang selalu meningkatkan cinta kita pada Allah.